SERBAQQ.COM BANDAR POKER ONLINE | AGEN POKER | AGEN DOMINO99 | DOMINOQQ | BANDAR99
 photo chyqq-728x90_zps2c4r34u3.gif
 photo pokerserbaqqnew2017_zpsuxng62mm.gif

Minggu, 10 September 2017

Malangnya Nasip Bayi Bernama Debora Akibat Buruknya Pelayanan Yang Diberikan Rumah Sakit


Malangnya Nasip Bayi Bernama Debora Akibat Buruknya Pelayanan Yang Diberikan Rumah Sakit

INFORMASI33.COM , TANGERANG - Namanya Tiara Debora, bayi mungil yang bernasib malang, putri kelima pasangan Henny Silalahi dan Rudianto Simanjorang, warga Jalan Jaung, Benda, Tangerang. Nyawa Debora tak dapat diselamatkan meski kedua orangtuanya telah membawanya ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres yang letaknya tak jauh dari rumahnya Minggu (3/9/2017) lalu.

Sebelumnya, Debora sudah seminggu terserang flu disertai batuk. Ibunda Tiara, Henny, sempat membawa Debora ke RSUD Cengkareng untuk pemeriksaan. Dokter di sana kemudian memberinya obat dan nebulizer untuk mengobati pilek Debora.

BANDAR SAKONG

Kondisi Debora semakin parah Sabtu (2/9/2017) malam. Ia terus mengeluarkan keringat dan mengalami sesak nafas. Kedua orangtua Debora pun membawanya ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres dengan menggunakan motor. Tiba di rumah sakit, dokter jaga saat itu langsung melakukan pertolongan pertama dengan melakukan penyedotan (suction).

Memperhatikan kondisi Debora yang menurun, dokter menyarankan dirawat di ruang pediatric intensive care unit (PICU). Dokter pun menyarankan orang tua Tiara untuk mengurus administrasi agar putrinya segera mendapatkan perawatan intensif.

Karena rumah sakit tersebut tak melayani pasien BPJS, maka Rudianto dan Henny harus membayar uang muka untuk pelayanan itu sebesar Rp 19.800.000. Namun Rudianto dan Henny hanya memiliki uang sebesar Rp 5 juta dan menyerahkannya ke bagian administrasi.

AGEN POKER

Namun ternyata uang tersebut ditolak meski Rudianto dan Henny telah berjanji akan melunasinya segera. Pihak rumah sakit sempat merujuk Debora untuk dirawat di rumah sakit lain yang memiliki instalasi PICU dan menerima layanan BPJS.

SERBAQQ.NET BANDAR POKER ONLINE | DOMINOQQ | BANDARQ | BANDAR SAKONG ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA INDONESIA


Setelah menelpon ke sejumlah rumah sakit, Rudianto dan Henny tak juga mendapatkan ruang PICU kosong untuk merawat putrinya. Kondisi Tiara terus menurun hingga akhirnya dokter menyatakan bayi mungil tersebut meninggal dunia.

BANDAR Q

Rudianto dan Heni sangat terpukul atas meninggalnya Debora. Mereka tak terima dengan perlakuan pihak rumah sakit terhadap putri mungil mereka. Usai mengurus administrasi rumah sakit, Rudianto dan Henny membawa pulang jenazah putrinya dengan menggunakan sepeda motornya.

Kisah bayi Debora ini sempat viral di media sosial. Sejumlah netizen menyayangkan sikap manajemen rumah sakit yang tak mengizinkan Debora dirawat di instalasi PICU meski terkendala biaya.

Penjelasan Rumah Sakit

Dalam keterangan persnya, manajemen Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres menyampaikan bahwa awalnya Debora diterima instalasi gawat darurat (IGD) dalam keadaan tidak sadar dan tubuh membiru. Menurut pihak rumah sakit, Debora memiliki riwayat lahir prematur dan penyakit jantung bawaan (PDA). Debora juga terlihat tidak mendapat gizi yang baik.

Pihak rumah sakit menyebut pihaknya telah melakukan prosedur pertolongan pertama berupa penyedotan lendir, pemasangan selang ke lambung dan intubasi (pasang selang napas), lalu dilakukan bagging atau pemompaan oksigen dengan menggunakan tangan melalui selang napas, infus, obat suntikan, dan diberikan pengencer dahak (nebulizer). Pemeriksaan laboratorium dan radiologi pun dilakukan.

DOMINO QQ

Rumah sakit tak memungkiri jika pihaknya telah menyarankan Debora dirawat di instalasi PICU dan mengetahui bahwa pihak keluarga menyampaikan kendala biaya. Untuk itu, pihak rumah sakit memberikan solusi dengan merujuk Debora untuk dirawat di rumah sakit yang memiliki instalasi PICU dan melayani pasien BPJS.

Pihak rumah sakit membantah jika pihaknyalah yang telah menyebabkan Debora meninggal akibat tak melakukan pelayanan sesuai prosedur.

Dinkes DKI Jakarta Turun Tangan

Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan memanggil manajemen Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres terkait meninggalnya bayi Debora. Dinkes akan meminta keterangan paramedis yang menangani Debora. Pemanggilan akan dilakukan Senin (11/9/2017) mendatang.

DOMINO ONLINE

Dalam keterangannya, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Weningtyas menjelaskan, berdasarkan cerita orangtua Debora yang beredar di media sosial, serta dari keterangan pers yang dikeluarkan pihak rumah sakit, Debora meninggal tanpa sempat mendapat pertolongan maksimal di rumah sakit.

Wening menyayangkan respons Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres terhadap pasien terkendala biaya seperti pasangan Rudianto dan Henny.

BAGI ANDA PECINTA PERMAINAN KARTU KAMI SERBAQQ.NET MENYEDIAKAN 7 JENIS PERMAINAN YANG BISA DI MAINKAN HANYA DENGAN SATU USERNAME ( ID ) LANGSUNG AJA YUK DAFTAR DENGAN MENGKLIK GAMBAR DI BAWAH INI :

http://bit.ly/2xe7xDs

Share:
Lokasi: Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

Situs Terpercaya Mininal Deposit Daftar
AGEN DOMINO 10.000
AGEN POKER 10.000
BANDAR POKER 10.000
BANDAR Q 10.000
DOMINO99 10.000
ADU Q 10.000
CAPSA 10.000
SITUS POKER 10.000
Copyright © Sekilas News | Powered by Blogger Design by SERBAQQ | BANDAR POKER ONLINE